Beranda \\ Cari:
manfaat biologi bagi ilmu pertanian
Cari: manfaat biologi bagi ilmu pertanian
Halaman 1. 159 data ditemukan.
Pencarian terkait:
Dahulu, sebelum Revolusi Hijau, semua pertanian adalah organik. Namun setelah timbulnya tuntutan pasokan pangan yang lebih besar dan kontinu, dilakukan Revolusi Hijau yang bertujuan meningkatkan produktivitas pertanian besar-besaran.
Pupuk nitrogen seperti Urea dan NPK melakukan hal yang krusial dalam pertanian. Biaya produksinya mahal seiring kenaikan harga bahan bakar fosil, dan oleh karena itu, pemerintah mensubsidi harga pupuk N ini agar harganya lebih terjangkau oleh petani.
Untuk memenuhi kebutuhan pertaniannya seperti kebutuhan akan pestisida, zat pengatur tumbuh, insektisida dan pupuk nitrogen, petani kerap menggunakan bahan-bahan kimia yang sudah jadi dalam bentuk produk komersial.
Genetika sebagai ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang pewarisan sifat suatu individu ke keturunannya selalu menarik perhatian seluruh kalangan. Genetika terus berkembang dengan pesat sejak diketahuinya atau ditemukannya struktur Deoxyribose Nucleic Acid (DNA).
Tanaman dalam kenyataannya tidak hanya menyerap nutrisi melalui akar melainkan melalui daun juga. Pupuk-pupuk daun pun banyak tersedia secara komersial. Permukaan daun, yang disebut filoplen memiliki daerah yang dihuni oleh mikroorganisme, yang sering disebut dengan filosfir.
Bagi mahasiswa yang menuntut ilmu di luar kota tentunya tidak akan terhindar dari istilah "ngekost". Bagi sebagian mahasiswa mungkin memilih untuk tidak ngekost, karena sebagian dari mereka berpikiran bahwa kost memiliki banyak kekurangan, diantaranya tidak semua teman satu kost kita kenal, adanya aturan-aturan yang mengikat dari pemilik kost, merasa tidak bebas keluar masuk, dan ada juga yang diberlakukannya jam malam.