Kulinet - Dunia Penulis. Login
 
1,306
Tulisan
699
Anggota Aktif

Baca Juga:

Kata Kunci:

  • » contoh makalah character building
  • » makalah character building
  • » makalah character building
  • » bagaimana cara membuat makalah fpi
  • » tanggapan masyarakat terhadap fpi
 
Pencarian lain:

Character Building: Berkaca Pada FPI

14 September, 2009
 
Oleh:
Aswar
Aswar
Tulisan:
29
 

Topik:

Front Pembela Islam atau yang santer dikenal dengan FPI adalah salah satu organisasi Islam yang akhir-akhir ini sering muncul di berbagai media di tanah air. Berbagai aksi kekerasan kerap kali dipertontonkan sebagai bentuk kepedulian terhadap pemberantasan maksiat di tengah masyarakat.

FPI dideklarasikan pada tanggal 17 Agustus 1998 di halaman Pondok Pesantren Al Um, Kampung Utan, Ciputat, di Selatan Jakarta oleh sejumlah Habaib, Ulama, Muballigh dan Aktivis Muslim. Organisasi ini dibentuk dengan tujuan menjadi wadah kerja sama antara ulama dan umat dalam menegakkan Amar Makruf dan Nahi Munkar di setiap aspek kehidupan. Berbagai aksi pembelaan terhadap umat Islam kerap kali mendapat kecaman dari banyak kalangan. Aksi tidak pandang bulu dan tidak pandang tempat menjadi karakternya tersendiri. Tidak heran bila banyak masyarakat yang menanggapinya dengan miris. "Islam koq begitu?".

Cerminan tindakan kekerasan FPI dengan aksi-aksinya menjadi momok tersendiri bagi banyak kalangan. Ada orang tua yang khawatir anaknya menjadi lata atau sekadar ikut menanggapi kalau Islam itu memang keras. Sehingga anak-anak mereka tumbuh dengan pemahaman sendiri bahwa begitulah seharusnya Islam yang kita anut.

Prinsip keteladanan tentu menjadi hal yang mengkhawatirkan bagi orang tua terhadap proses perkembangan psikologi anak-anaknya. Apa lagi kian hari kian marak kita saksikan ala algojo oleh konco-konco FPI menghiasi media televisi yang tidak asing lagi bagi anak-anak. Memang, tidak dapat dipungkiri bahwa kehadiran FPI di tengah masyarakat dewasa ini paling tidak menambah ketakutan tersendiri bagi para pemrakarsa kemaksiatan publik. Tapi di sisi lain... ada yang sedang belajar dari aksi-aksi mereka. Ya..para penikmat media atau penikmat ketentraman jalanan di lingkungan mereka.

Aksi-aksi kekerasan dalam pemberantasan kemaksiatan memang seyogyanya mendapat dukungan dari banyak pihak tapi di sisi lain, pada pertimbangan lain perlu dimanage dengan bijak karena akan berdampak kurang baik bagi banyak orang. Apalagi anak-anak, remaja, sampai pemuda yang sedang membangun karakter, sedikit banyak akan berkaca pada pola tingkah laku FPI. Ada nilai edukasi yang perlu dijabarkan dalam bentuk aksi nyata tapi dengan prinsip keteladanan positif. Bila hal itu tidak menjadi perhatian, maka umat Islam yang 'netral' dan umat-umat lain akan menanamkan sikap kurang simpatik. Walau secara sadar bukan pada tujuan simpatik atau tidak, namun semua itu akan membangun masyakat pada pola kepribadian 'semau gue'.

Ya.. semoga di masa akan datang FPI bisa belajar lebih banyak dan bercermin pada keteladanan kepribadiannya bukan egonya. semoga.
 
 
Komentar (0)Tulisan Bagus!! (1) Rating: Rating Tulisan: 0
Dibaca 404 kali sejak 14 September, 2009.
 

Tulisan Lain:

Tentang Penulis:

Aswar
Keberhasilan bukan pada apa yang kita raih tetapi pada cara kita meraihnya. Itulah proses.
 

Komentar

Belum ada komentar dari penulis lain.
Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat memberikan komentar.
 
 

Cari Artikel:

Topik

Kesehatan

 

Teknologi & Internet