
Continuous Service Improvement untuk Perbaikan Layanan IT
 |
Tulisan:
13
|
Topik:
Pada perusahaan-perusahaan besar berskala nasional, bahkan internasional, menggunakan standar yang telah diakui secara internasional, seperti ITIL. Salah satu divisi yang berperan penting dalam jalannya perusahaan ialah divisi IT, sebab dari divisi inilah seluruh aktivitas di dalam perusahaan tersebut dapat berjalan, bahkan mungkin seluruh sistem di dalam perusahaan tersebut tergantung akan sistem yang dibuat oleh divisi IT-nya. Oleh karena itu, divisi IT merupakan salah satu bagian penting dalam kelangsungan perusahaan, sehingga di dalam divisi ini perlu untuk dilakukan audit agar diketahui kekurangan atau penyimpangan apa saja yang mungkin terjadi di dalam divisi IT.
Salah satu bagian dari standar ITIL, yaitu Continuous Service Improvement, merupakan salah satu cara untuk mengetahui kekurangan dan penyimpangan layanan apa saja yang dapat terjadi di dalam perusahaan. Pertama yang harus dilakukan adalah membuat daftar seluruh layanan IT di dalam perusahaan tersebut secara detail. Kedua, kita lakukan analisa gap, yaitu apakah ada perbedaan layanan secara tertulis dengan kenyataan layanan di lapangan. Bila terdapat perbedaan, catat perbedaan tersebut. Hal ini dapat menjadi umpan balik untuk perbaikan layanan. Ketiga, kita catat, standarisasi apa saja yang dipakai oleh perusahaan, misalnya hal apa yang membuat layanan itu dapat dinyatakan baik dan benar. Keempat, setelah menganalisa keseluruhan layanan IT, usulan apa saja yang dapat kita ajukan untuk dapat membuat layanan-layanan tersebut menjadi lebih baik lagi dan perbaikan apa saja yang dapat dilakukan. Kemudian yang terakhir, kita mendokumentasikan seluruh layanan yang ada beserta dengan perbaikannya untuk acuan perbaikan layanan yang lebih baik lagi.
Tulisan Lain:
Tentang Penulis:
Clarissa Grevillea
Komentar
Belum ada komentar dari penulis lain.
Anda harus
Login terlebih dahulu untuk dapat memberikan komentar.