Kulinet - Dunia Penulis. Login

Keringat Yang Berharga

07 September, 2009
 
Pak supir meneruskan teriakannya lagi..membuat si penumpang menarik napas..tanda kecewa. Penumpang itu jadi mengikuti pandangan si supir yang sambil berteriak kepada orang yang lalu lalang dan merasa sepertinya akan lama dia ikut menunggu. Supir itu tidak putus asa, dengan keringat terus keluar membasahi wajah dan lehernya sambil berteriak berharap supaya orang yang lalu lalang itu memenuhi mobilnya. Lalu beberapa menit berlalu naiklah satu penumpang lagi seorang ibu tua bersama dengan cucunya.

Si supir mulai injak gas pasang gigi satu sepertinya mobil segera berangkat penumpang pertama terasa lega siap untuk berangkat, namun tiba-tiba gas berhenti supir injak rem dan kembali meneriakan... "Bogor... bogor berangkat teh", karena dia lihat ke arah belakang ada seorang wanita muda berjalan ke arah mobil sambil membawa tas seperti anak kuliahan.

Supir berharap wanita muda itu akan naik mobil nya, tapi ternyata si wanita membelok ke arah kiri dia mampir ke kios. Uh..Siang yang sangat panas dan melelahkan. Penumpang pertamapun jadi ikut-ikutan kecewa melihat hal itu.Tapi ternyata tidak bagi si supir dia tanpa putus asa kembali berteriak-teriak " bogor... berangkat... Ayo a... Ayo teh". Penumpang pertama dan kedua pun benar-benar terasa sudah sangan kepanasan di dalam mobil, terasa raut wajah pun mulai basah karena teriknya matahari menembus ruang kaca mobil itu.

Tiba-tiba segerombolan anak-anak sekolah terlihat dari belakang mobil, si supir pun langsung mengubah kopling untuk mundur menghampiri gerombolan anak sekolah wah... wah... benar-benar nih si supir bikin pusing penumpang nya yang sudah menunggu lama. Memang hidup ini perjuangan banget deh, akhirnya ada juga yang naik dan mengisi bangku yang kosong lumayanlah tambah 4 penumpang lagi, dan mobil itu pun berangkat. Tidak sia-sia kesabaran pak supir sekalipun jadi mengorbankan waktu dari penumpang yang pertama.

Tidak mudah untuk kita bisa bersabar untuk menerima segala yang baik dalam hidup kita. Bahkan ketika kita memang berniat untuk sabar, selalu ada kejadian yang membuat kita jengkel dan kesal. Tapi kalau kita tetap sabar, maka itu akan menjadi berkat buat kita dan juga buat orang lain.

Selamat beraktivitas...
 
 
Komentar (0)Tulisan Bagus!! (0) Rating: Rating Tulisan: 0
Dibaca 130 kali sejak 07 September, 2009.
 

Tulisan Lain:

Tentang Penulis:

Hanung Prasetyo Wihardjo
Hanya ingin berbagi tentang apa yang terjadi dalam kehidupan........
 

Komentar

Belum ada komentar dari penulis lain.
Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat memberikan komentar.
 
 

Cari Artikel:

Topik

Kesehatan

 

Teknologi & Internet