Menguntungkan Berinvestasi Di Pegadaian
 |
Tulisan:
14
|
Topik:
Uang merupakan alat pembayaran yang sah, tetapi uang juga mengalami inflasi, yaitu menurunnya nilai uang dibandingkan dengan harga barang. Misalnya, beberapa tahun yang lalu uang sepuluh ribu bisa membeli empat kilogram beras, namun pada tahun 2009 uang sepuluh ribu hanya untuk membeli beras sebanyak satu seperempat kilogram. Harga barang yang naik tersebut adalah imbas terjadinya inflasi. Oleh karena itu, ada beberapa tindakan untuk mengantisipasi menurunnya nilai uang yang kita punyai. Tujuannya agar harta kita tidak menurun, syukur bertambah.
Sebagai alat pembayaran yang sah, uang mempunyai nilai yang bisa turun. Dalam keuangan pribadi, nilai uang kita sendiri tidak bisa kita rubah-rubah. Jika kita mempunyai uang satu juta rupiah, selama satu tahun nilainya tetap sepuluh ribu rupiah padahal harga barang semakin naik. Ada beberapa cara agar nilai uang kita bisa naik atau paling tidak bisa bertahan terhadap inflasi. Caranya yaitu dengan membelikan uang tabungan kita kepada barang-barang investasi. Barang investasi ada bermacam-macam, misalnya emas, platinum, berlian, saham, deposito, dan tanah.
Dari beberapa macam barang investasi, emaslah yang mempunyai nilai investasi tinggi, terutama dalam masa yang singkat. Emas bisa dibeli dan bisa dijual dengan cepat sehingga nilai likuiditasnya tinggi. Keuntungan yang dimiliki emas inilah yang kemudian dijadikan pegadaian sebagai salah satu pilihan masyarakat untuk membuat uang pribadinya bisa bertahan dari inflasi dan dijadikan barang investasi yang cukup menjanjikan karena akan ada pertambahan nilai ketika emas itu dijual.
Dahulu untuk membeli emas di pegadaian, kita bisa membeli koin emas 5 gram dan jika dibutuhkan si pembeli bisa menjualnya di galeri pegadaian. Dahulu, ini menguntungkan bagi masyarakat untuk berinvestasi. Namun, karena galeri tersebut diberikan pajak yang sama dengan perusahaan swasta sehingga setelah dikurangi pajak keuntungan pegadaian yang diperoleh tidak bisa menutupi biaya operasional, maka galeri tersebut ditutup dan koin emas pun menghilang.
Sekarang, pegadaian memberikan barang investasi emas dengan cara yang berbeda.
Modelnya yaitu masyarakat bisa membeli emas batangan 24 karat minimal 1 ons atau 100 gram melalui pegadaian dengan tujuan untuk bisnis atau usaha investasi emas. Masyarakat bisa membeli emas 1 ons karena dibantu oleh pegadaian. Apabila harga emas 24 karat Rp355.000,- per gramnya, maka 1 ons sama dengan Rp35.500.000,-. Bantuan atau subsidi pegadaian Rp29.700.000,- jadi masyarakat hanya menambah sebesar Rp6.100.000,-. Nilai ini terdiri dari Rp5.800.000,- dari kekurangan 1 ons emas ditambah uang administrasi kira-kira sebesar Rp300.000,-. Angka ini bisa naik atau turun tergantung dari kenaikan harga emas tiap waktu dan nilai fluktuasi administrasi dari setiap pegadaian. Karena bisa saja setiap pegadaian menentukan peraturan yang sedikit berbeda di setiap daerah yang berbeda pula. Kita anggap saja harga emas semisal Rp355.000,-/gram dan biaya administrasinya Rp300.000,-. Nilai yang sebesar Rp6.100.000,- langsung dimasukkan ke dalam tabungan nasabah di pegadaian. Otomatis dengan bantuan dana tersebut nasabah sudah mempunyai emas 1 ons.
Untuk selanjutnya, nasabah harus mencicil sesuai dengan jangka waktu yang diinginkan dan dengan bunga yang rendah yaitu 0,9%. Misalnyanya dalam jangka waktu 2 tahun atau 24 kali cicilan. Maka cicilannya, per bulan yaitu 0,9% dari Rp29.700.000,- ditambah Rp29.700.000,- dibagi 24 kali cicilan. Cicilan per bulannya kira-kira Rp1.504.800,-. Dari pengalaman nasabah yang telah berinvestasi emas 1 ons di pegadaian, ternyata selalu untung, meskipun telah dipotong biaya administrasi apabila emas dijual lagi ketika harganya naik. penjualan bisa tetap dilakukan melalui pegadaian tempat nasabah berinvestasi. Ada yang menjual setelah cicilan kedua atau cicilan keenam emas itu langsung dijual atau setelah cicilan lunas, nasabah bisa menyimpannya dan menjualnya kembali.
Keuntungan nasabah ketika ia menjualnya yaitu tabungan yang ada di rekening pegadaian ditambah dengan nilai tambah penjualan emas per gramnya. Dengan berinvestasi emas 1 ons di pegadaian, nasabah akan untung karena emas pasti akan naik nilainya. Dan, saat nasabah membutuhkan uang, emas yang baru dicicil otomatis bisa langsung dijual saat itu juga. Semoga kabar ini bermanfaat bagi anda yang ingin uangnya tidak termakan inflasi bahkan bertambah nilainya.
Tulisan Lain:
Tentang Penulis:
Syaiful Bahri
Komentar
Belum ada komentar dari penulis lain.
Anda harus
Login terlebih dahulu untuk dapat memberikan komentar.