Kulinet - Dunia Penulis. Login

Petisi Kelas Menengah Indonesia

Petisi via FaceBook

05 Agustus, 2009
 
"Support my cause, Ayo Dukung: CETAK REKOR; Merah Putihkan FACEBOOK 01-20 Agustus 2009. Help by joining, donating, or inviting your friends!," demikian undangan petisi yang sekarang sedang banyak beredar di pengguna Facebook Indonesia. Facebook memang ramai dengan petisi (cause) yang disebarkan oleh para penggunanya. Inilah salah satu kelebihan social newtwork asal Amerika Serikat ini, mengerti sekali akan kebutuhan kelas menengah yang akrab dengan internet. Facebook memberi kebebasan pada pembuat petisi, termasuk petisi yang ditujukan untuk pengelola Facebook itu sendiri. Petisi-petisi beredar berdasarkan undangan dari kreator petisi dan atas undangan kawan-kawan dalam satu jaringan.

Dalam catatan Facebook, petisi dalam entri Indonesia tercatat 1.121 buah. Beragam petisi yang beredar, mulai dari urusan konservasi lingkungan hidup, urusan televisi, kampanye politik hingga petisi unik (petisi Anti Kemacetan Lalu Lintas di Indonesia). Beberapa petisi yang menarik untuk diperhatikan yakni Dukung Open Source untuk dunia pendidikan Indonesia, Selamatkan Terumbu Karang Indonesia, Gerakan Nasional Melawan Teror, Selamatkan Indonesia dari tayangan TV yang tidak mendidik, Vote Pulau Komodo jadi 7 Keajaiban Dunia Baru, Sekolah Gratis & Rumah Sakit Umum Gratis, Internet Murah di Indonesia, Stop Aborsi di Indonesia, dan lainnya.

Untuk petisi yang berhubungan dengan lingkungan hidup, Kurangi Kantong Plastik, sudah didukung 153,414 orang. Sebuah gerakan ekologis dengan tindakan sederhana, mengurangi pemakaian kantong plastik di Indonesia. Petisi Indonesia Bebas Gizi Buruk 2015 didukung 109.472 orang. Sedangkan petisi untuk Berantas Korupsi: Selamatkan KPK dan Indonesia didukung 48.811 orang, sedangkan petisi serupa Dukung KPK, jangan hancurkan memiliki dukungan 22.229 orang. Untuk kuliner ada petisi Selamatkan Budaya dan Makanan Indonesia (21.369 anggota).

Salah satu petisi yang berhasil mengumpulkan pendukung lintas negara yakni Save The Orangutans, dengan anggota 21.184 orang, dan memperoleh donasi sebesar $808. Petisi yang dibuat Orangutan Outreach ini bertujuan menghentikan deforesasi habitat orang utan di Kalimantan dan Sumatra.

Seluruh petisi yang muncul di Facebook entri Indonesia menunjukkan pikiran dan pernyataan sikap kelas menengah di Indonesia. Pernyataan sikap tidak harus dengan demonstrasi memacetkan jalan, aksi jempol darah, ataupun pengerahan massa; tetapi bisa juga dengan membuat dan mendukung petisi tertentu lewat Facebook. Petisi di social network ini akan diperhatikan banyak pihak yang berkepentingan dengan urusan publik, dalam hal ini media massa, politisi, pembuat kebijakan publik dan penggerak opini publik.
 
 
Komentar (0)Tulisan Bagus!! (0) Rating: Rating Tulisan: 0
Dibaca 208 kali sejak 05 Agustus, 2009.
 

Tulisan Lain:

Tentang Penulis:

Arief Rahman
Website: KejarSetoran
 

Komentar

Belum ada komentar dari penulis lain.
Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat memberikan komentar.
 
 

Cari Artikel:

Topik

Kesehatan

 

Teknologi & Internet