Masyarakat
Halaman 1. 11 data ditemukan.
Semenjak kuliah dan aktif di pergerakan mahasiswa kampus, saya sudah berteman dekat dengan beberapa teman dari papua. Pertemanan itu terjalin akrab sampai sekarang. Salah satu kebiasaan teman-teman dari papua ini di saat kumpul-kumpul adalah cerita mop (cerita lucu).
Beberapa orang anak kecil terlihat berjaga-jaga di sekitar parkiran mobil dan motor di halaman sebuah masjid. Ketika sang empunya kendaraan datang, mereka pun beraksi. "Parkir, Om." Sembari menengadahkan tangan berharap ada uang tanda terima kasih yang mereka terima.
Jika ditanya, berapakah amalan yang diperoleh bagi orang yang melaksanakan shalat berjamaah di masjid? Maka kita akan menjawab 75 derajat. Bahkan, anak sekolah dasar pun tahu jawaban itu. Jauh lebih banyak pahalanya jika dibandingkan dengan shalat sendiri di rumah.
Banyaknya bencana yang melanda negeri kita akhir-akhir ini menjadi pelajaran berharga bagi penduduk bumi pertiwi. Banjir, longsor, angin puting beliung, kebakaran, sampai gempa yang tak henti-hentinya meronrong bangsa ini, dampaknya, ketakutan dan trauma berkepanjangan. Psikis maupun fisik.
Dewasa ini, zaman semakin maju. Teknologi pun semakin canggih dan berkembang setiap saat, seiring modernisasi zaman dan semakin tuanya bumi yang kita pijari. Kontroversi budaya, akhlak, dan pendidikan ilmiah masyarakat perkotaan, semakin menjadi. Berbagai kasuspun melanda negeri ini.
Saya sempat senyum-senyum sendiri membaca sebuah tulisan dalam sebuah blog. Mengapa? Ya, soal rencana kedatangan Miyabi beberapa waktu lalu. Yang empunya blog bertanya kepada kita semua, rakyat Indonesia. Manakah yang lebih hina, koruptor atau bintang film porno? Saya menganggapnya lucu dan tak habis pikir.
11 data ditemukan. •
1 2 •
>>