Kulinet - Dunia Penulis. Login
 
1,306
Tulisan
699
Anggota Aktif
Beranda \\ Topik \\ Surabaya

Surabaya

Halaman 1. 4 data ditemukan.
 
Hermawan Diasmanto

Fanatisme Daerah, Jati Diri Indonesia

Revolusi "Bonek" Cinta Damai
"Bonek", akronim dari barisan bondo nekad. Sebutan suporter fanatik dari kesebelasan Persebaya Surabaya. Kesannya, sangar, jika Anda melihatnya dari penampilan mereka. Penampilan yang tidak rapi dan kucel. Pakai bahasa saya, mereka itu "kemprus" alias gak pernah mengurus diri. Tapi, satu hal yang pasti dari mereka, yaitu identitas HIJAU yang selalu dikenakan. Ya, hijau juga menjadi identitas tim sepakbola kesayangan warga Kota Surabaya.
Komentar (2) • 12 Oktober, 2009 • Hermawan Diasmanto Hermawan Diasmanto
Hermawan Diasmanto

Warung Cangkruk'an: Pusat Informasi Rakyat Surabaya

Ngobrol, Ngopi, Ngerokok, Ngerasani
Banyak hal yang bisa dibicarakan di warung. Mulai urusan rumah tangga yang remeh temeh sampai urusan negara yang ruwet. Sandingannya, kopi hitam (Jawa: "ireng", Sasak: "bideng") atau pakai susu, rokok eceran, sate usus bumbu pedas kadang usus goreng, dan atau telur puyuh "sunduk" tusuk. Ya, di warunglah keakraban warga Metropolis Surabaya terlihat. Di warung pulalah, warga Metropolis mendapatkan dan saling berbagi informasi.
Komentar (0) • 10 September, 2009 • Hermawan Diasmanto Hermawan Diasmanto
Hermawan Diasmanto

Waria, Seks, dan Surabaya

Sabtu (20/2/2009) lalu, di Mataram, saya berkenalan dengan seorang waria, paruh baya. Siska namanya. Saya memanggilnya dengan tambahan "tante". Kami ngobrol seputar kegiatan kami masing-masing selama di Lombok. Saat itu, dia mengunjungi sahabatnya yang membuka usaha cafe di salah satu deret Pantai Senggigi, Lombok. Perkenalan kami saat itu, menambah pengetahuan saya tentang waria.
Komentar (0) • 27 Agustus, 2009 • Hermawan Diasmanto Hermawan Diasmanto
Hermawan Diasmanto

Gang Dolly, Riwayatmu...

Aset Surabaya?
Gang Dolly, namanya. Lebar jalan gang cuma lima meter. Panjang gang dari ujung ke ujung kurang dari 100 meter. Tidak ada jarak di samping kanan-kiri antar-rumah di sana alias mepet. Di malam hari, keramaiannya melebihi suasana pasar malam sekali pun.
Komentar (0) • 24 Agustus, 2009 • Hermawan Diasmanto Hermawan Diasmanto
 
4 data ditemukan.
 
 

Cari Artikel:

Topik